Langsung ke konten utama

TIPOLOGI PERPUSTAKAAN





Penjelasan

1. Perpustakaan Internasioanl
Perpustakaan yang didirikan oleh 2 negara atau lebih yang merupakan bagian dari organisasi internasional.

2. Perpustakaan Nasional
Perpustakaan utama yang berada di sebuah negara. Berfungsi menyimpan semua koleksi yang ada di negara tersebut.
Fungsi perpustakaan nasional:
a. Menyimpan setiap pustaka yang diterbitkan di sebuah negara
b. Memilih bahan pustak dari negara lain yang ada hubungannya dengan negaranya
c. Menyusun bibliografi nasional
d. Pusat informasi negara
e. Pusat kerjasama internasional
f. Memberikan jasa penerjemahan

3. Perpustakaan Umum
Perpustakaan yang diselenggarakan oleh dana umum dengan tujuan melayani umum.
Ciri-ciri perpustakaan umum:
a. Terbuka untuk umum, tanpa memandang jenis kelamin, agama, kepercayaan, ras, usia, umur.
b. Dibiayai oleh dana umum
c. Layanan yang diberikan biasanya gratis
Tujuan perpustakaan nasional:
a. Memberikan kesempatan umum untuk membaca agar menuju kehidupan yang lebih baik
b. Memberikan informasi yang cepat dan murah mengenai topik yang sesuai dengan minat masyarakat.
c. Membantu warga dalam mengembangkan kemampuannya
d. Agen cultural

4. Perpustakaan Swasta
Perpustakaan yang dikelola pihak swasta atau pribadi dengan tujuan melayani keperluan bahan pustaka bagi kelompok, keluarga atau individu tertentu.

5. Perpustakaan Khusus
Perpustakaan yang dikelola oleh departemen, lembaga negara, lembaga penelitian, organisasi massa, militer, industri, maupun perusahaan swasta.
Ciri-ciri perpustakaan khusus:
a. Memiliki buku yang terbatas pada satu atau beberapa ilmu saja
b. Keanggotaan perpustakaan terbatas pada sejumlah anggota

6. Perpustakaan Sekolah
Perpustakaan yang dikelola oleh sekolah yang bersangkutan dengan tujuan utama membantu sekolah untuk mencapai tujuan khusus sekolah dan tujuan pendidikan pada umumnya.

7. Perpustakaan Perguruan Tinggi
Perpustakaan yang berada di perguruan tinggi yang bertujuan membantu perguruan tinggi tersebut mencapai tujuannya yaitu Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat).


Semoga membantu 😊

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGENDALIAN KOSA KATA DALAM TESAURUS

 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Istilah tesaurus secara etimologis berasal dari bahasa latin thesaurós yang artinya harta atau tempat penyimpanan perbendaharaan kata. Leksikografi merupakan bidang ilmu pertama yang menggunakan istilah tesaurus dan dengan pengertian yang serupa dengan definisi awal tesaurus.   Tesaurus sebagai suatu sarana temu kembali, atau yang disebut juga sebagai tesaurus yang terstruktur, menampilkan hubungan semantik antar istilah. Sarana ini dikonstruksi untuk membantu proses pengindeksan dan temu kembali.  Karena Tesaurus merupakan  suatu sarana temu kembali informasi maka dalam Tesaurus sendiri harus diperhatikan dalam hal pemilihan kosa kata yang tepat. Dari penjelasan di atas maka pemakalah tertarik untuk mengkaji lebih mendalam mengenai “PENGENDALIAN KOSA KATA DALAM TESAURUS” 1.2 Rumusan Masalah  1. Apa hubungan semantik dan peragaannya dalam Tesaurus? 2. Seperti apa pengendalian bentuk kosa kata? 3. Apa fungsi ko...

SIKAP KOMUNIKASI PUSTAKAWAN YANG EFEKTIF TERHADAP USER

JURUSAN ILMU PERPUSTAKAAN FAKULTAS ADAB DAN HUMANIORA UNVIERSITAS ISLAM NEGERI RADEN FATAH PALEMBANG Tahun Ajaran 2018 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah swt yang maha pengasih dan maha penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidaya, dan inayah-Nya kepada kami. Sehingga kami dapat menyelesaikan makalaah tentang Sikap Komunikasi Pustakawan yang Efektif Terhadap User. Tidak lupa kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah membantu dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikiran. Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi pembaca. Untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih lagi, oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Palembang 27 November 2018 Penulis DAFTAR ISI Kata Pengantar………………………………………………….…………………………...   2...

Manajemen Mutu Total

  1.       Prinsip-prinsip Manajemen Mutu Total       Penerapan manajemen mutu total perlu memperhatikan prinsip-prinsipnya, sebagai berikut: Berkesinambungan             Pengendalian dan peningkatan mutu tidak harus memerlukan data yang besar. Ketersediaan dana besar tidak otomatis akan menghasilkan produk (barang atau jasa) yang berkualitas. Justru kegiatan-kegiatan yang berskala kecil perlu dikembangan untuk menghasilkan paket-paket yang berskala besar.   Melangkah dengan Benar Sejak Awal             Setiap permulaan akan menentukan langkah-langkah selanjutnya. Oleh karena itu, sejak awal perlu ditanamkan agar setiap unsur melakukan kegiatan dengan benar. Hal ini disebabkan karena mengatasi masalah yang timbul nantinya akan lebih sulit daripada meluruskan langkah-langkah yang salah. Oleh sebab itu, sejak awal p...